Jarum mempunyai beberapa macam bentuk dan kegunaannya, antara lain :
- Jarum serbaguna (jarum sharp) : Jarum untuk menjahit dengan tangan. Ujung jarum tajam, mata jarum bundar, dan panjangnya sedang.
- Jarum wol atau jarum bordir : Serupa dengan jarum sharp, namun memiliki mata jarum yang lebih panjang agar mudah memasukkan beberapa helai benang sekaligus atau benang sulam dari wol.
- Jarum mesin jahit (untuk mesin jahit manual, semiotomatis dan otomatis) : Mata jarum berada sebelum bagian ujung yang runcing.
- Jarum mesin jahit industri : Jarum berbentuk silinder seluruhnya dan tidak memiliki bagian yang pipih seperti halnya jarum mesin jahit manual.
- Jarum mesin obras : Jarum obras lebih pendek dibandingkan jarum mesin jahit. Mesin obras menggunakan tiga batang jarum obras sekaligus.
- Jarum kembar : Dalam sebatang jarum terdapat dua mata jarum. Jarum jenis ini dipakai sewaktu membuat jahitan aplikasi atau menjahit kelim tiras kain.
- Jarum bolpoin : Jarum ini memiliki ujung yang tumpul, dan dipakai untuk bahan melar seperti bahan rajutan dan kaus. Ukuran 5-10.
- Jarum tapestri : Jarum bermata jarum besar dan ujung jarum tumpul untuk membordir. Ujung yang tumpul memungkinkan jarum menembus bahan tanpa merusak. Ada pula jarum tapestri dengan dua mata jarum.
sumber : wikipedia dan buku penuntun membuat pola busana tingkat dasar (Gramedia)
No comments:
Post a Comment